Tampilkan postingan dengan label artis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artis. Tampilkan semua postingan

Selain Kanker serviks atau kanker leher rahim Ternyata Jupe Ada Penyakit Lain yang Disembunyikannya, Kali Ini Ruben Blak-blakan..Ternyata

Kondisi kesehatan artis Julia Perez alias Jupe (36) dikabarkan kian memburuk.
 
Kanker serviks atau kanker leher rahim dideritanya masuk stadium empat.


Tim medis dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, rumah sakit terbesar dan terbaik di Indonesia telah melakukan berbagai tindakan medis terhadap pemilik nama lahir Julia Rahmawati tersebut, namun belum sepenuhnya berhasil.
 
Rencananya, demi kesehatannya, Jupe bakal dibawa ke luar negeri untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Namun, sejauh ini belum diketahui negara tujuan.
 
Apakah ke Singapura yang pernah menjadi negara tujuan Jupe sebelumnya untuk berobat atau ke negara lain.


Ayu Ting Ting baca Al Quran di samping Jupe. (Instagram) (Instagram)
 
Kendati Jupe merencanakan, tapi biaya perawatan di Indonesia saja telah menghabiskan banyak biaya atau menguras isi tabungan.
 
Mengahadapi masalah biaya, Jupe sepertinya masih beruntung sebab memiliki sahabat-sahabat yang selalu setia menemaninya.
 
Para sahabat Jupe  mengadakan penggalangan dana (fundraising).
Penggalangan dana ini bertajuk Peduli Sahabat Jupe yang diselenggarakan pada Minggu (16/4/2017).
Menanggapi acara penggalangan dana ini, Jupe pun berkomentar.
 
Komentar Jupe membuat banyak orang terenyuh.
Tidak hanya untuk dirinya, Jupe berharap para pasien kanker lain juga bisa dibantu oleh sebagian dari hasil penggalangan dana ini.
 
Hal ini juga dibenarkan oleh Nia Anggia, sang adik.
“Kak Jupe bilang bahwa hasil nanti akan dibagikan ke penderita kanker yang lainnya,” ucap Nia Anggia di Warunkomando, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2017), sebagaimana dikutip dari Grid.ID.
“Jadi mulia banget Jupe saat kita di sini mengumpulkan dana untuk Jupe tapi ia malah ingin membagikan sebagiannya ke yang menderita juga,” ujar presenter sekaligus anggota DPR RI Eko Patrio yang terlibat dalam fundraising.
 
Saat ini, Jupe menggunakan bantuan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan untuk menutupi sebagian biaya perawatannya.
Tentu BPJS tidak bisa banyak menutup semuanya.
Apalagi untuk penyakit mematikan seperti kanker serviks.
Lalu, berapa sih sebenarnya biaya perawatan telah dihabiskan Jupe?
“Kalau ditanya biayanya berapa? Puluhan miliar. Jupe dah ngeluarin miliar. Udah abis-abisan Jupe,” kata Eko.
 
Melalui acara fundraising ini, segala biaya perawatan dan pengobatan Jupe diharapkan mampu tertutupi.
 
Bangkrut dan Makanan Diirit
 
Penyakit diderita Jupe menguras banyak hartanya yang telah dikumpulkan selama menekuni karier pada dunia hiburan.
 
Pada Oktober 2016, dua bulan sebelum masuk rumah sakit, Jupe dikabarkan sedang jatuh bangkrut.
Pemicunya, dia harus menguras harta bendanya demi membiayai pengobatan penyakit kanker serviks diidapnya sejak dua atau tiga tahun terakhir.
 
Jupe, sapaannya, setidaknya harus bolak-balik luar negeri untuk menjalani operasi pengangkatan sel telur dan kemoterapi.
 
Jika hal itu tidak dilakukan secara rutin, maka sangat mengancam jiwanya lantaran kanker tersebut masuk tahap 1B dimana virus menjalar ke bagian mulut rahim.
Sekarang, malah stadium empat.
 
Jupe pun lebih memilih merelakan harta bendanya terkuras ketimbang nyawanya.
Melalui sebuah tayangan infotaiment yang diunggah oleh sebuah channel gosip @Lambe_Ngisor, artis Ruben Onsu (33) membenarkan jika sahabatnya itu kini nyaris fakir karena penyakitnya.
Sambil terisak, Ruben menceritakan, saking tak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan hidup, Jupe pun harus mengirit makan hingga dikirimi makanan.
 
“Makannya ampe ngirit-ngirit gitu. Iyya, pakai jengkol doang. Terus, elo mau makan apa, ampe gue kirim-in,” tutur Ruben yang tak sanggup lagi membendung air matanya.
Akibat masalah keuangan membelit, Jupe ternyata tak hanya harus mengirit makan sehari-hari.
Mantan istri pesepakbola Gaston Castano tersebut harus menerima kenyataan dikejar-kejar debt collector (tukang tagih) lantaran menunggak pembayaran cicilan mobil MPV premium merek Toyota Alphard.
Ruben malah sempat tak percaya jika Jupe mengalami hal itu sehingga sempat berusaha mengonfirmasi langsung.
 

Namun, setelah mendengarkan curhat Jupe, kesedihan suami Sarwendah itu justru semakin membuncah.
“Ada satu hal yang saya sangat sedih nge-lihatnya karena hari itu saya ajakin Jupe jalan. Makan siang yuk, kita ketemuan yuk, tapi Jupe nggak mau ketemu karena kondisinya di ATM sisa Rp 37 ribu,” kata Ruben sambil mengusap air matanya.
 
Ruben pun meminta Jupe tak khawatir sebab dia akan mentraktirnya.
Namun, apa kata Jupe?
Nggak ah. Gue nggak mau dikasihan-in,” kata Ruben meniru ucapan Jupe.
Memilukannya, saat itu, isi tabungan malah hanya Rp 37 ribu.
Tentu saja uang sejumlah itu tak cukup lagi untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-harinya, membayar cicilan, apalagi biaya pengobatan.
 
Sebagai solusi, Ruben pun sempat menawari Jupe untuk memberi uang, namun ditolak.
“Kemarin nomor rekeningnya gue dikirim-in, tapi Jupenya nggak mau,” kata Ruben melalui sebuah tayangan infotainment.
 
Padahal, uang dari suami Sarewandah itu bukanlah pinjaman, melainkan hanya sekadar uluran tangan untuk sesama teman.
 
Jupe lebih memilih meminjam uang kepada ayah tirinya Sammy, senilai ratusan juta rupiah.
“Tapi, dia (Sammy) nggak mau dibilang itu minjem. Papaku marah kalau aku minjem kepada orang lain. Jangan malu-malu-in Yuli (Jupe), masih ada Abi (Sammy). Iya karena kebetulan itu udah jadi ayah saya, ya, akhirnya saya minjem,” kata Jupe.
 
Secara sukarela, Sammy pun memberi uang putri tirinya itu.
“Namanya anak, susah senang, sama-samalah,” kata Sammy.
Saat ditanya, berapa nominal uang diberikan, Sammy menolak menyebutkannya.
Dia malah menanggapi melalui tawa.
 
Sementara, ibu kandung Jupe, Sri Wulansih mengatakan, Jupe merasa sangat terbantu atas uluran tangan ayah tirinya.
 
“Jupe baru merasakan memiliki sesosok ayah, di saat dia lagi terpuruk, susah. Walaupun dia nggak minta, ada orang yang bantu,” ujar Sri.
 

sumber : tribun-medan.com

Pesan Penting Dari Jupe Untuk Semua Wanita!! Ini Petunjuk Supaya Tidak Terkena K4nker Serv!ks Seperti Yang di Alami Jupe


K4nker serv!ks dinobatkan sebagai p3mbu nuh wanita no.1, selain k4nker p4yu d4r4. Bayangkan di dunia, 1 wanita men1nggal dunia setiap 2 menit. Sedangkan di Indonesia sendiri tiap 1 jam, ada 1 wanita men1nggal dunia akibat k4nker serv!ks ini.

Melalui artikel k4nker serv!ks ini, saya ingin memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada masyarakat supaya tidak terkena k4nker serv!ks seperti yang diderita Jupe.

Apa itu K4nker Serv!ks ??

K4nker serv!ks adalah k4nker yang terjadi pada serv!ks. Sering disebut dengan k4nker leher r4h!m atau k4nker mulut r4h!m.

Serv!ks = Leher R4h!m =Mulut R4h!m, Posisinya ada di antara Ut3rus/R4h!m dengan V4g!n4/Jalan l4h!r.

* Apa itu K4nker ??

♥ K4nker adalah suatu penyakit di mana terjadi pertumbuhan abnormal dari sel.

Dalam keadaan normal, sel yang mati dan tumbuh dalam keadaan seimbang. TETAPI pada k4nker: Terjadi “excess”atau berlebih.

Jadi pada k4nker terjadi: sel yang tumbuh lebih banyak daripada sel yang mati.. kita sebut pertumbuhan yang abnormal.

Saya rekomendasikan juga membaca pemahaman dasar mengenai k4nker. Silakan klik K4nker : Tanya Jawab santai seputar K4nker Seperti ini, Contoh Penampakan dari K4nker Serv!ks

Bagaimana Gejala K4nker Serv!ks??

♥ Pada Stadium Awal:

Biasanya tanpa gejala apapun

♥ Pada Stadium Lanjut:

Ada p3rdar4h4n post coitus/ setelah b3rhubun94n s3ksu4l.
K3put!h4n Abnormal. Ada Nyeri, dan k3put!h4n berlebih.

Ada perd4rah4n sesudah menopause.

Normalnya, wanita yang memasuki menopause tidak terjadi p3nd4rahan karena siklus m3nstru4s1nya sudah berhenti. Keluar c41ran abnormal (kekuning-kuningan, berbau, dan bercampur d4r4h) dari v4gin4/jalan l4h!r.

Apa Penyebab K4nker Serv!ks??

♥ Hampir 100 % atau 99,7% Kejadian K4nker Serv!ks disebabkan oleh inf3ksi V!rus HPV (Human P4pill0ma V!rus) onkogenik. Ada banyak jenis HPV, tetapi yang paling sering menyebabkan k4nker serv!ks adalah HPV 16, dan HPV 18.

Lalu Apa Saja Yang Menjadi Faktor Risiko terjadinya K4nker Serv!ks??

Faktor-Faktor Risiko yang memudahkan terjadinya k4nker serv!ks:

Usia >40 tahun. Tetapi ada juga wanita 17 tahun yang sudah terkena k4nker serv!ks. Ternyata dia sudah melakukan hubungan s3ksu4l sejak 5 tahun lalu.

K3put!h4n yang dibiarkan terus-menerus tanpa diobati

PMS (Penyakit Menul4r S3ksu4l), seperti Penyakit S!f!lis/Raja Sing4, G0n0re/Kencing N4n4h, H3rpes S!mpl3ks, H1V/A1DS, K0nd!lom4 Akumin4ta/ Kutil kel4m!n, dan lain-lain.

Pemakaian P3mb4lut yang mengandung bahan di0ks1n.

Apa itu D!OX!N? D!OX1N adalah sebuah hasil sampingan dari proses bleaching (p3mutih4n) yang digunakan pada pabrik kertas, termasuk pabrik p3mb4lut wanita, tissue, sanitary pad dan diaper.

Berhubungan 1nt!m pertama kali di usia yang terlalu muda (<20 tahun) Berganti-ganti pas4ng4n/partner s3ksu4l, Mel4hirk4n banyak anak (lebih dari 5) Gaya Hidup Tidak Sehat, misalnya: m3rok0k, dan min um minum an k3r4s.

Faktor usia memang tidak bisa diubah. Tetapi Faktor-Faktor Risiko lainnya SEBAIKNYA DIHINDARI.

Bagaimana Pencegahan K4nker Serv!ks??

♥ Upaya-upaya pencegahan K4nker Serv!ks, dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu:

1.Melalui Deteksi Dini dengan Pemeriksaan Pap Smear

k4nker serv!ks 14
Jadi lapisan serv!ks, diambil sedikit untuk diperiksa di bawah
SEMOGA ARTIKEL INI BERMANFAAT .....!!

astaghfirullah hal adzim !! Parah, Sinetron Anak Jalanan Syuting di Tengah Orang Beribadah

Saat salah seorang pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Resti, merasa terusik dengan ulah crew sinetron Anak Jalanan yang membuat kehebohan di dalam masjid. Resti menceritakan melalui akun media sosialnya. Dia bercerita kejadian menjengkelkan ini bermula saat dirinya hendak mengajak Ibunya berkunjung ke TMII.



Resti dan ibunya pun sampai di TMII saat waktu sholat ashar, sekitar pukul 15.00 WIB. Resti pun bergegas menuju masjid untuk menunaikan kewajibannya sebelum berkeliling TMII. Sesampainya di depan masjid, Resti pun dikagetkan oleh keramaian orang, yang ternyata dipicu oleh adanya syuting sinetron Anak Jalanan di lokasi tersebut.

Dalam cerita yang dibagikan melalui akun Facebooknya, Resti mengaku tak menggubris dan tetap menjalankan ibadahnya. Tiba-tiba keributan semakin dekat menuju dalam masjid. Resti sempat menduga, mungkin mereka sedang jeda untuk melaksanakan sholat. Ternyata pemeran yang kerap dipanggil Boy itu menumpang make-up saja di dalam masjid.

“Keramaian dan keributan makin menjadi, ketika si boy nya masuk. Ribut banget sumpah gangguin orang lagi sholat aja,” tulis Resti dalam ceritanya.

Karena semakin ribut, Resti pun memprotes salah satu crew syuting yang ada di tempat tersebut. “Mas ini kok make-up nya di dalam masjid. Kan masih banyak yang lagi sholat,” tanyanya kepada salah satu crew di lokasi tersebut.

Mendengar pertanyaan tersebut, crew syuting menjawab dengan nanda tinggi, dan mengatakan bahwa mereka memang sedang hendak melakukan adegan sholat. Namun, tindakan crew ini dinilai mengganggu orang lain yang sedang sholat di masjid tersebut.

“Kalau pun mau adegan sholat, kenapa make-up nya enggak di luar aja? Ganggu lho beneran,” pungkas Resti dalam postingannya tersebut.

Remaja cenderung mencari “tokoh” panutan bagi dirinya terlebih jika ia tidak mendapatkannya dari kedua orang tuanya. Coba bayangkan jika tokoh panutannya tersebut adalah tokoh dalam sinetron seperti ini. Secara tidak sadar mereka mengikuti dan menjadikan tokoh fiktif dalam sinetron tersebut panutan.

Disini KPI yang seharusnya bersikap tegas. Teguran tertulis saja sepertinya tidak cukup, saya kira sinetron seperti ini lebih baik dihentikan karena banyak memberikan dampak negatif daripada dampak positif.

sumber : www.merdekasiana.com

Heboh…!! Permintaan Jupe Bila Ia Tiada Umur Lagi, Jupe Hanya Meminta Jangan Pakai Peti Mati, Netizen : Haru Bacanya…!!

ARTIS Julia Perez dengan sebutan lain Jupe mesti berjuang keras melawan kanker serviks yang dideritanya. Jupe bahkan juga jatuh miskin lantaran cost penyembuhan kankernya begitu besar.

Tetapi, Jupe tetaplah berupaya tegar serta tidak ingin dikasihani siapa juga. ” Walau saya sakit kronis, kerja jalan senantiasa. Saya terus profesional, ” tutur Jupe dalam Go Spot, Senin (21/11).

Sekarang ini menurut Jupe, dianya berupaya menekuni kehidupannya dengan santai, teratur berobat serta terus bekerja pro‎fesional. Jupe tidak ingin jadi beban untuk siapa juga serta jadi pingin menopang kehidupan ekonomi keluarganya.

Ia bercerita waktu penuhi kontrak ke Padang. Meskipun sebenarnya baru usai melakukan kemoterapi. ” Alhamdulillah saya dapat bertahan 1, 5 jam serta yang mengundang saya suka, ” ucapnya.

Sekarang ini menurut Jupe, dianya berupaya melakukan kehidupannya dengan santai, teratur berobat serta terus bekerja pro‎fesional. Jupe tidak ingin jadi beban untuk siapa juga serta jadi pingin menolong kehidupan ekonomi keluarganya.

” Saya tidak mau nyusahin keluarga, rekan, siapa juga. Bila kelak pada akhirnya Tuhan ingin memanggil saya, saya maun‎ya tidur cantik saja, ” kata Jupe berlinangan air mata.

Ia bercerita waktu penuhi kontrak ke Padang. Walau sebenarnya baru usai melakukan kemoterapi. ” Alhamdulillah saya dapat bertahan 1, 5 jam serta yang mengundang saya suka, ” ucapnya.

Serta saat ini perkataan jupe sanagat menyentuh netizen seluruhnya :

Dalam himpunan Fatwa Lajnah Daimah dinyatakan :

Tak di kenal ada rutinitas mengubur mayit dengan peti di jaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ataupun beberapa teman dekat. Sesaat prinsip hidup paling baik yang semestinya ditempuh golongan muslimin yaitu prinsip hidup mereka. Karenanya, dilarang mengubur mayit dengan peti. Baik tanahnya keras, umum, atau gampang longsor. Bila mayit pernah berwasiat supaya dia dikuburkan dengan peti jadi wasiatnya tak bisa dikerjakan. Cuma saja, ulama syafi’iyah membolehkan memakai peti bila tanahnya berlumpur atau gampang longsor. Bila dia berwasiat, tak bisa dikerjakan, terkecuali dalam keadaan seperti ini. (Fatawa Lajnah Daimah, 2 : 312)

Ibnu Qudamah menyampaikan, “Tidak ada saran memakamkan mayit dengan peti. Lantaran tak ada kisah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tak juga dari beberapa teman dekat. Selain itu, perbuatan ini termasuk juga mengikuti rutinitas orang sombong. Sesaat tanah ini cukup kering untuk menyimpan jenazahnya. (Al-Mughni, 2 : 379)

Dalam kitab Al-Inshaf dinyatakan :
Dilarang mengubur dengan peti. Walau mayitnya seseorang wanita. (Al-Inshaf, 4 : 340)

Sesaat Imam Asy-Syarbini Asy-Syafii menuturkan, “Dilarang mengubur mayit dengan peti dengan setuju ulama. Dikarenakan ini yaitu perbuatan bid’ah, terkecuali di tanah lembek atau berlumpur. Dalam keadaan ini tak dilarang lantaran ada maslahat. Wasiat untuk mengubur dengan peti tak bisa dikerjakan, terkecuali untuk kondisi tanah itu. Kondisi yang sama yaitu saat jasad mayit rusak lantaran terbakar, hingga jasadnya tak dapat dibungkus terkecuali dengan peti. ” (Mughni Al-Muhtaj, 4 : 343)
Allahu a’lam